Kilas-Info.com Minut 19/11/2025–Polres Minahasa Utara kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas di wilayahnya. Dalam rangka menghadapi Operasi Zebra Samrat 2025, jajaran Polres Minut menggelar rapat koordinasi (rakor) yang berlangsung penuh dinamika, antusiasme, dan semangat kerja tinggi. Kegiatan prestisius ini dipimpin oleh Kabag Ops AKP Fatrisius Hugu Muris Pandenaa, SH, didampingi Kasat Lantas Iptu Ismail Diko, S.Sos, bertempat di Aula Polres Minut yang sejak pagi sudah dipenuhi aura kesiapsiagaan.
Sejak sesi pembukaan, suasana rapat terasa hidup. Para perwira dan seluruh personel yang hadir tampak menunjukkan keseriusan sekaligus semangat luar biasa untuk menyukseskan operasi. Energi positif terpancar dari setiap diskusi yang mengalir, memberikan gambaran kuat bahwa Polres Minut benar-benar siap melangkah dengan strategi matang.
Dalam arahannya, AKP Fatrisius Hugu Muris Pandenaa menekankan bahwa Operasi Zebra bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebuah misi besar yang menggabungkan disiplin, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Ia menegaskan pentingnya profesionalisme dan humanisme dalam setiap tindakan personel di lapangan, mengingat operasi ini menyentuh langsung sendi-sendi kehidupan masyarakat.
“Operasi Zebra Samrat 2025 ini harus menjadi momentum untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Kita bukan hanya menindak pelanggaran, tapi juga membina masyarakat, mengajak mereka memahami bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Kita bekerja dengan hati, namun tetap tegas dan presisi,” tegasnya dengan suara berwibawa yang membakar semangat peserta rapat.
Sementara itu, Kasat Lantas Iptu Ismail Diko memberikan paparan komprehensif terkait potensi permasalahan di lapangan. Dari titik rawan kecelakaan, daerah dengan intensitas pelanggaran tinggi, hingga pola arus lalu lintas pada jam-jam tertentu — semuanya dibahas secara detail. Ia juga menggarisbawahi pentingnya mengoptimalkan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai pendekatan, baik sosialisasi langsung, penyuluhan, maupun pemanfaatan media digital yang efektif menjangkau seluruh lapisan warga.
“Kita ingin masyarakat menyadari bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan pengguna jalan lain. Edukasi harus berjalan seiring penegakan hukum,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Rakor ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi lintas fungsi di dalam Polres Minut. Pembagian tugas dibahas jelas dan terukur, sehingga setiap personel memahami peran pentingnya dalam pelaksanaan operasi. Mulai dari unit patroli, tim penegakan hukum, pengawas lapangan, hingga satuan komunikasi publik — semuanya dilibatkan dalam pola kerja kolaboratif yang solid.
Diskusi juga berlangsung aktif. Peserta rapat saling bertukar pandangan terkait pengalaman operasi sebelumnya, tantangan di lapangan, serta inovasi yang bisa diterapkan untuk meningkatkan efektivitas Operasi Zebra Samrat 2025. Setiap masukan diterima dengan antusias, menunjukkan budaya kerja inklusif dan adaptif yang terus dikembangkan Polres Minut.
Dengan persiapan yang begitu matang, suasana rapat yang penuh semangat, serta strategi yang dirancang secara terukur, Polres Minut menyatakan siap 100 persen mengawal pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2025. Harapannya, operasi ini bukan hanya menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif masyarakat bahwa keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama.
Polres Minut terus melangkah, membawa semangat perubahan, menghadirkan pelayanan terbaik, dan memastikan bahwa kehadiran Polri selalu memberikan rasa aman serta manfaat nyata bagi masyarakat.
Polres Minut: Presisi dalam tindakan, humanis dalam pelayanan!
Ingrid F Rumetor
