Kilasinfo.com | sukabumi, – Jika bicara denyut ekonomi di
Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, satu nama desa yang tidak bisa
dilewatkan: Desa Titisan
Predikatnya sebagai desa terpadat di kecamatan ini bukan
tanpa alasan. Titisan tumbuh menjadi kawasan yang seimbang, antara kekuatan
industri manufaktur dan kekayaan sektor pertanian.
Dua pilar utama penggerak ekonomi desa ini adalah keberadaan
PT Glostar Indonesia GSI dan PT Pratama, dua perusahaan alas kaki berskala
besar. Kehadiran keduanya menjadi roda penggerak ekonomi sekaligus penyerap
tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.jumat 03 /07/2026
Di balik gerak pembangunan desa, ada sosok Bangbang Nur
Aripin selaku Kepala Desa. Ia dikenal
aktif memimpin roda pemerintahan desa, termasuk mengoordinasikan program
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan CSR dari perusahaan-perusahaan besar yang
beroperasi di wilayahnya.
"Sinergi dengan pihak perusahaan kami maksimalkan. CSR
tidak hanya seremonial, tapi harus berdampak langsung pada kemakmuran warga
lokal," ujar Bangbang Nur Aripin.
Selain sebagai kawasan industri, Desa Titisan juga menyimpan
potensi besar lainnya:
1. Sektor Pertanian
& Perkebunan: Dengan dukungan sistem irigasi yang baik, Titisan menjadi
salah satu lumbung padi di Sukalarang. Sektor ini menjadi penyeimbang ekonomi,
di luar aktivitas pabrik.
2. UMKM & Ekonomi
Kreatif: Program CSR dari pabrik-pabrik di wilayah tersebut aktif menyasar
pemberdayaan UMKM. Hal ini membuka ruang bagi warga untuk tumbuh mandiri secara
ekonomi kreatif.
3. Potensi Ekowisata
& Agrowisata: Berada di wilayah penyangga buffer zone kaki Gunung Gede
Pangrango, Desa Titisan memiliki peluang besar. Pemerintah dan desa terus
mendorong pengembangan ekowisata dan agrowisata berbasis masyarakat sebagai
destinasi baru Sukabumi.
4. Basis Tenaga Kerja:
Dengan dua pabrik besar, Titisan menjadi pusat tumpuan lapangan kerja bagi
warga Sukalarang dan sekitarnya.
Kantor Desa Titisan beralamat di Jalan Raya Sukabumi -
Cianjur, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat
43191.
Kombinasi antara industri, pertanian, dan ekowisata membuat
Desa Titisan menjadi contoh desa yang berhasil membangun ekosistem ekonomi
berlapis, dari pabrik hingga sawah.

