Pasca Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Disdukcapil Kab Sukabaumi Layani Adminduk Gratis

Advertisement

Iwo Indonesia

Iwo Indonesia

Pasca Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Disdukcapil Kab Sukabaumi Layani Adminduk Gratis

KILAS-INFO.COM
Selasa, 28 Juli 2026

 

Kilasinfo.com | Sukabumi,-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat pasca musibah kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya. Layanan administrasi kependudukan (Adminduk) prioritas secara "jemput bola" digelar langsung di lokasi pada Senin, 27 Juli 2026

 

Kebakaran besar yang terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026 itu menghanguskan puluhan rumah panggung tradisional dan lumbung padi (leuit) milik warga Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok.

 

Untuk mempercepat pemulihan, Disdukcapil menurunkan petugas ke tengah masyarakat adat. Fokus utama pelayanan adalah menerbitkan kembali dokumen kependudukan yang rusak atau hilang akibat terbakar.

 

Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Asep Dedih, S.IP mengatakan, kehadiran pihaknya untuk memastikan hak dasar warga segera kembali.

 

"Kami hadir langsung di tengah masyarakat adat untuk merespons cepat kebutuhan dokumen kependudukan yang rusak atau hilang akibat kebakaran. Fokus utama kami dalam aksi tanggap bencana ini adalah menerbitkan kembali dokumen pencatatan sipil yang krusial," ujar Asep Dedih , kepada team Iwo Indonesia dpd kab Sukabumi senin 27 juli 2026 di ruang kerjanya.

 

Ia menambahkan, petugas di lapangan siap memproses berbagai dokumen secara cepat, gratis, dan terintegrasi. Mulai dari *Akta Kelahiran, Akta Kematian, hingga dokumen sipil lainnya.

 

Layanan darurat ini diprioritaskan agar warga terdampak bisa segera memulihkan hak-hak administratifnya. Selain itu juga untuk mempermudah akses penyaluran bantuan sosial pascabencana dari pemerintah pusat maupun daerah.

 

Langkah Disdukcapil ini mendapat apresiasi dari warga. Dengan adanya layanan jemput bola, masyarakat adat tidak perlu jauh-jauh ke kantor untuk mengurus dokumen penting yang menjadi syarat utama bantuan.

( Candra )