Kilasinfo.com | Sukabumi,-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat pasca musibah kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya. Layanan administrasi kependudukan (Adminduk) prioritas secara "jemput bola" digelar langsung di lokasi pada Senin, 27 Juli 2026
Kebakaran besar yang terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026 itu
menghanguskan puluhan rumah panggung tradisional dan lumbung padi (leuit) milik
warga Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok.
Untuk mempercepat pemulihan, Disdukcapil menurunkan petugas
ke tengah masyarakat adat. Fokus utama pelayanan adalah menerbitkan kembali
dokumen kependudukan yang rusak atau hilang akibat terbakar.
Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil
Kabupaten Sukabumi, Asep Dedih, S.IP mengatakan, kehadiran pihaknya untuk
memastikan hak dasar warga segera kembali.
"Kami hadir langsung di tengah masyarakat adat untuk
merespons cepat kebutuhan dokumen kependudukan yang rusak atau hilang akibat
kebakaran. Fokus utama kami dalam aksi tanggap bencana ini adalah menerbitkan
kembali dokumen pencatatan sipil yang krusial," ujar Asep Dedih , kepada
team Iwo Indonesia dpd kab Sukabumi senin 27 juli 2026 di ruang kerjanya.
Ia menambahkan, petugas di lapangan siap memproses berbagai
dokumen secara cepat, gratis, dan terintegrasi. Mulai dari *Akta Kelahiran,
Akta Kematian, hingga dokumen sipil lainnya.
Layanan darurat ini diprioritaskan agar warga terdampak bisa
segera memulihkan hak-hak administratifnya. Selain itu juga untuk mempermudah
akses penyaluran bantuan sosial pascabencana dari pemerintah pusat maupun
daerah.
Langkah Disdukcapil ini mendapat apresiasi dari warga.
Dengan adanya layanan jemput bola, masyarakat adat tidak perlu jauh-jauh ke
kantor untuk mengurus dokumen penting yang menjadi syarat utama bantuan.
( Candra )
