“Dari Dataran Tinggi ke Panggung Expo: SMK N 1 Modoinding Tampilkan Masa Depan Pertanian Sulut”

Advertisement

Iwo Indonesia

Iwo Indonesia

“Dari Dataran Tinggi ke Panggung Expo: SMK N 1 Modoinding Tampilkan Masa Depan Pertanian Sulut”

Kamis, 20 November 2025


Kilas-Info.com Manado, 20 November 2025 — Gelaran SMK EXPO 2025 Sulawesi Utara kembali menjadi magnet bagi sekolah-sekolah kejuruan yang menampilkan inovasi terbaik mereka. Di antara ratusan stan yang hadir, SMK Negeri 1 Modoinding muncul sebagai salah satu yang paling mencuri perhatian publik, menghadirkan pameran karya siswa bertema budidaya tanaman hortikultura yang menjadi ciri khas wilayah dataran tinggi Modoinding—sentra pertanian unggulan di Sulawesi Utara.

Sejak pintu EXPO dibuka, stan SMK Negeri 1 Modoinding tidak pernah sepi. Desain stan yang kental dengan nuansa alam pegunungan Modoinding menjadi latar yang sempurna untuk menampilkan berbagai inovasi siswa. Pengunjung disuguhi deretan tanaman unggulan, bibit hasil rekayasa perawatan, hingga teknologi sederhana yang dikembangkan siswa untuk mendukung produktivitas pertanian masyarakat.
Karya Siswa: Dari Varietas Unggulan hingga Pengendalian Hama Modern

Karya yang ditampilkan siswa mencakup berbagai eksperimen dan hasil praktik lapangan, antara lain:

Varietas tanaman unggulan seperti kentang, wortel, bawang daun, dan kubis khas Modoinding.

Teknik mempercepat masa panen dengan metode pemupukan mikro, pengaturan jarak tanam, serta penggunaan media yang lebih efisien.

Metode pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan untuk membantu petani memperoleh hasil panen yang lebih sehat dan lebih tinggi.


Inovasi tersebut dipresentasikan langsung oleh para siswa, yang dengan penuh percaya diri menjelaskan proses, penelitian, serta manfaatnya bagi dunia pertanian.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Modoinding, Bapak Ruben Ferdinand Kalundang, S.Pd., MAP, menegaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam EXPO ini adalah langkah strategis untuk memperkenalkan kemampuan dan potensi siswa kepada masyarakat luas.
“Modoinding adalah daerah pertanian, dan sudah seharusnya generasi muda kita menjadi penggerak inovasi di sektor tersebut. Melalui SMK EXPO ini, kami ingin menunjukkan bahwa siswa kami tidak hanya belajar teori, tetapi mampu menciptakan solusi bagi tantangan pertanian modern,” ujar Kalundang saat ditemui di area pameran.

Beliau juga menambahkan bahwa sekolah terus mendorong pembelajaran berbasis proyek sehingga siswa dapat mengembangkan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Harapan kami, siswa SMK Negeri 1 Modoinding mampu bersaing, menambah varietas tanaman unggulan, mempercepat masa panen, dan memahami metode penanganan hama secara efektif. Mereka adalah masa depan pertanian Sulawesi Utara,” tambahnya.

Siswa Menghadirkan Masa Depan Pertanian yang Lebih Adaptif

Para pengunjung tampak antusias dengan berbagai demonstrasi yang ditampilkan, mulai dari teknik pembibitan cepat panen, sistem irigasi hemat air, hingga konsep pengendalian hama alami. Para siswa menunjukkan bahwa pertanian tidak lagi sekadar pekerjaan tradisional—tetapi dapat menjadi bidang inovatif dengan peluang besar bagi generasi muda.

Seorang siswa bahkan menuturkan dengan bangga bahwa mereka ingin membawa nama Modoinding sebagai pusat hortikultura modern di Sulawesi Utara melalui karya yang mereka kembangkan.

Membawa Nama Modoinding ke Kancah yang Lebih Luas

Keikutsertaan SMK Negeri 1 Modoinding pada SMK EXPO 2025 menegaskan bahwa sekolah kejuruan memiliki kontribusi besar dalam mendorong inovasi dan ketahanan pangan daerah. Dengan memamerkan karya berbasis pertanian modern, sekolah ini tidak hanya memperkuat citra daerah, tetapi juga membuktikan bahwa generasi muda siap menjadi pionir dalam kemajuan teknologi pertanian.

Ajang ini menjadi panggung bagi SMK Negeri 1 Modoinding untuk memperlihatkan bahwa masa depan pertanian Indonesia ada di tangan generasi yang kreatif, berdaya saing, dan mencintai tanah mereka sendiri.

Ingrid F Rumetor